Weaning With Love, Menyapih Dengan Cinta

13 Agustus 2015 at 00.28 Tinggalkan komentar

Pertama kali tahu istilah Weaning With Love( WWL ) dari sebuah Group di Facebook , kemudian  dari berbagai sumber juga, yang pada intinya bagaimana cara menyapih namun tanpa paksaan, sehingga tetap berasa cintanya . Dalam hal ini ada beberap tips atau tahap-tahap yang bisa dilakukan untuk keberhasilan WWL. 

  1. Lakukan secara bertahap, dengan mengurangi frekwensi menyusui.  Misalnya frekuensi menyusui dikurangi dari 4 kali menjadi 3 kali hingga akhirnya berhenti sama sekali.
  2. Alihkan perhatian anak atau sibukkan anak dengan hal lain pada saat jam-jam biasanya  anak menyusu, Ibu harus memberikan kesibukan pada si anak misalnya dengan bermain, membacakan buku, atau memberikannya camilan yang sehat.
  3. Jangan menyapih di saat anak sedang tidak sehat, sedih, kesal atau marah.
  4. Hindari menyapih anak dengan cara mengalihkan menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dan lain sebagainya.
  5. Jalin komunikasi yang baik dg anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan untuk mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya. Beri pengertian kepada anak
  6. Ibu tidak boleh stress saat melakukan proses menyapih.
  7. Jangan menggunakan tipuan, misalnya mengoleskan obat merah, garam, kopi, bratawali dan lain sebagainya. Karena secar tidak langsung mengajarkan kebohongan pada anak.
  8. Jangan menawarkan,  jangan pula menolak. Bukan hal yang mudah memang, apalagi ketika anak rewel, pasti inginnya orang tua langsung menawarkan nenen agar anak cepat diam.

Kelihatannya memang ribat yah…Ya iya lah ..Kebetulan Kenzie sekarang sudah berusia dua tahun dan pengin sekali menyapihnya. Tapi entah mengapa kok malah semakin sering minta nenen, padahal  selama ditinggal kerja si ngga pernah minta mimi. Kebetulan juga selama di tinggal kerja juga memang tidak disediakan susu formula. Kadang-kadang sempat terfikir juga buat ngasih sesuatu agar ngga mau mimi lagi, tapi kok rasanya ngga tega membohongi anak. Paling-paling  berusaha menawarkan air bening atau minuman lain, meskipun tidak selalau mau.

 

Iklan

Entry filed under: Bayi dan Balita, Breastfeeding, Curhat. Tags: , , , , .

[ Curhat Random Emak ] Antara Idealisme dan Realita Gangguan Tidur Pada Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 649 pengikut lainnya

Blog Catatan Bunda kini bisa diakses melalui aplikasi Android dengan cara klik dan instal gambar di bawahini


%d blogger menyukai ini: