Tanda-tanda Keterlambatan Berkomunikasi Pada Balita

20 Apr

BabyAnak-anak mulai belajar berbahasa pada tingkat usia yang berbeda, namun secara umum pada usia tertentu , seorang anak sudah memiliki kemampuan berbahasa tertentu. Meskipun tidak sepenuhnya bisa dijadikan patokan, tapi jika seorang nak ternyata belum memiliki kemampuan bahsa tertentu pada tingkat usia tertentu, ada baiknya orang tua waspada, sehingga bisa diambil tindakan secepatnya atau bisa berkonsultasi dengan dokter apakah memang anak tersebut hanya mengalami sedikit keterlambatan bahasa / berkomunikasi atau memang ada sesuatu masalah  .  Mengetahui masalah secara dini sangat penting untuk perkembangan bahasa dan keterampilan kognitif lainnya dalam jangka panjang.

Kapan harus berkonsultasi dengan dokter ?

Secara umum,  percaya naluri Anda. Ketika dirasakan ada sesuatu yang salah atau tak wajar dengan perkembangan balita anda,  bicarakan dengan dokter anak.  Berikut tanda-tanda umum bahwa balita Anada mengalami keterlambatan berkomunikasi atau berbahasa.

Pada 4 bulan

  • Tidak menunjukkan kepada Anda, saat ia senang atau sedih.
  • Belum  mulai mengoceh/ mengeluarkan suara

Pada 6 bulan

  • Tidak tertawa atau menjerit.
  • Tidak bisa mengeluarkan suara vokal  (ah, eh, oh)

Pada 7 bulan

  • Tidak menirukan suara orang lain yang ia dengar .
  • Tidak menggunakan tindakan / diam saja ketika ingin  mendapatkan perhatian Anda

Pada 8 bulan

  • Belum mulai mengoceh / mengeluarkan bunyi konsonan

Pada 9 bulan

  • Tidak menanggapi ketika namanya dipanggil.
  • Tidak mengoceh/ mengucapkan  konsonan dan vokal bersama-sama (“mama”, “baba”)
  • Tidak mau ketika Anda menunjuk suatu arah.

Pada 12 bulan

  • Belum bisa  mengatakan “mama” atau “papa”
  • Tidak menggunakan gerakan seperti melambai, sambil menggeleng, atau menunjuk.
  • Tidak berlatih menggunakan setidaknya beberapa konsonan (seperti p atau b, misalnya)
  • Tidak memahami dan menanggapi kata-kata seperti “tidak” dan “dadah”
  • Tidak menunukkan ketertarikan atau bereksi ketika melihat hal-hal menarik seperti burung terbang .
  • Tidak bisa mengatakan kata-kata tunggal

Pada 12 bulan

  • Tidak bisa berkata papa…mama
  • Tidak menggunakan bahasa tubuh seperti menggeleng, mengangguk, menunjuk
  • Tidak berlatih menggunakan setidaknya beberapa konsonan (seperti p atau b, misalnya)
  • Tidak mengerti dan merespon kata kata seperti, Jangan, Dadah dll
  • Tidak menunjukkan ketertarikan akan benda-benda yang menarik perhatian, seperti burung atau pesawat terbang
  • Tidak bisa mengatakan sepatah kata antara 12-15 bulan
  • Tidak mengoceh atau berceloteh sepeerti layaknya tengah bicara

Pada 18 bulan

  •  Tidak menunjuk ke satu  bagian tubuh saat berbicara.
  • Terkadang tidak mau berkominkasi atau tidak jelas  saat membutuhkan atau menginginkan sesuatu.
  • Tidak menguasai minimal enam kata

Pada 19-24 bulan

  • Tidak memiliki perkembangan kosakata setidaknya satu kata dalam seminggu.

Pada 24 bulan

  • Tidak merespon terhadap perintah atau petunjuk sederhana.
  • Tidak tertarik  untuk bermain atau berkata-kata dengan suatu obyek mainan, misalnya boneka.
  • Tidak menirukan tindakan atau kata-kata yang dilakukan atau diucapkan orang lain.
  • Tidak bisa menyebutkan nama benda dalam buku.
  • Tidak bisa menggabungkan dua kata
  • Tidak tahu fungsi benda-benda yang biasa dipakai sehari-hari ( misalnya sikat gigi, sendok, piring  dll )

Pada 25 bulan

  • Tidak bisa menggunakan dua sampai empat kata dalam kalimat sederhana
  • Tidak bisa menyebutkan beberapa nama anggota tubuh.
  • Mempunyai kesulitan dalam menyelesaikan atau mengucapkan kata-kata yang sudah terbiasa.
  • Tidak bisa mengajukan  pertanyaan sederhana.

Pada 30 bulan

  • Bahasa dan komunikasinya tidak dapat difahami oleh satupun anggota keluarga .

Pada 36 bulan

  • Tidak bisa menggunakan kata ganti, seperti  …aku, kamu
  • Bahasa dan komunikasinya tidak dapat difahami oleh orang lain, selain keluarga

Pada 3 tahun

  • Tidak bisa berkata dalam satu kalimat singkat .
  • Tidak mengerti petunjuk singkat.
  • Tidak mempunya ketertarikan berinteraksi dengan anak lain
  • Sangat kesulitan untuk berpisah dari orang tua.
  • Ucapan dan kata-katanya sangat tidak jelas.
  • Sering gagap (memiliki kesulitan dalam bersuara atau berkata-kata)

Pada 4 tahun

  • Belum menguasai sebagian besar konsonan tunggal
  •  Tidak mengerti konsep “sama”  atau “berbeda”
  • Tidak bisa menggunakan kata-kata “aku” dan “kamu” dengan semestinya.

sumber : babycenter

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: