Arsip | Januari, 2015

Minum Perasan Jeruk Nipis Dalam Kondisi Perut Kosong, Siapa Takut ?

31 Jan
ilustrasi : dreamstime.com

ilustrasi : dreamstime.com

Salah satu ” To Do List ” harianku di tahun 2015 adalah minum jeruk nipis peras setiap pagi. Bukan tanpa alasan mengapa ritual ini aku masukkan ke dalam daftar kegiatan harianku, mengingat manfaat yang begitu banyak. Sebagian orang mungkin takut meminum perasan jeruk nipis hangat dalam kondisi perut kosong karena takut akan menyebabkan perut terasa perih . Tapi Alhamdulillah setelah mencoba beberapa hari ternyata tak merasakan keluhan apa-apa. Baca lebih lanjut

Susahnya Menjaga Konsistensi

25 Jan

wpid-wp-1422190153598.pngHal yang paling sulit aku lakukan dalam menjalani peran sebagai ibu rumah tangga sekaligus orang tua bagi anak-anak adalah menjaga konsistensi. Sering aku sudah membuat rencana –  rencana indah dan “to do list”  namun hanya bisa aku lakukan  beberapa hari,  kemudian mulai mandeg.  Saking seringnya terjadi hal demikian,  suamiku sampai berkomentar ” Ah,  paling cuma satu dua hari,  besok-besok paling udah males lagi” Dan aku pun tak berani menyangkal,  karena memang demikianlah adanya. Baca lebih lanjut

Hari Gini Tak Punya E-Mail ?

22 Jan

E-mail

Seorang temen mengeluh tidak bisa login ke akun Facebook. Penyebabnya karena lupa sandi. Kusarankan resset sandi saja, yang penting masih ada email aktif . Ee ternyata sandi email juga lupa. Ada lagi, tiap ganti HP ganti pin BB, ganti akun Facebook.  Padahal sebenarnya hal itu tak perlu terjadi, seandainya alamat email dan sandinya diingat-ingat. Memang terkadang ada yang menganggap tak penting memiliki email. Entah karena tidak tahu atau mungkin tak mau repot dan maunya terima beres.

Baca lebih lanjut

Catatan Hati Seorang Mantan

16 Jan
Bendahara

Ilustrasi : dreamstime.com

 

Ahirnyaa…setelah lima tahun diberikan amanah menjadi bendahara penerima, di tahun 2015 ini aku bisa bebas,  meskipun belum sepenuhnya. Dan ini bukanlah  sebuah keputusan yang terburu-buru. Karena sebenarnya niat itu sudah terbersit sejak akhir tahun 2013 yang lalu, hanya saja aku masih ragu-ragu karena berbagai pertimbangan. Waktu itu aku anakku baru berumur setengah tahun . Mengundurkan diri sebagai bendahara penerimaan otomatis aku harus siap melaksanakan kerja shift, termasuk kerja malam. Aku belum tega kalau harus meninggalkan anakku dines malem , ataupun membawanya serta , kerena disamping mungkin belum bisa disambi kerja, anakku juga masih terlalu kecil.
Baca lebih lanjut

Menyikapi Rekan Kerja Yang Malas

13 Jan
Lazy Worker

ILUSTRASI : DREAMSTIME.COM

Dalam sebuah kerja tim kita tentu kan berhadapan dengan rekan kerja dengan berbagai karakter yang tidak semuanya sesuai dengan apa yang kita harapkan. Sebagai contoh, mungkin di tempat kerja kita mempunyai seorang teman yang setiap hari menghabiskan begitu banyak waktu umtuk  mengerjakan sesuatu di luar tugas yang telah di tentukan. Misalnya sering meninggalkan ruangan untuk keperluan pribadi, menghabiskan waktu berjam-jam untuk browsing, membuka-buka facebook, melakukan panggilan telepon berlama-lama, atau bermain game di komputer. Adalah wajar jika itu dilakukan sesekali sekedar membuang rasa jenuh. Namun jika itu berlangsung secara berlebihan hingga mengabaikan tugas-tugas yang seharusnya dikerjakan. Sementara kita sendiri disibukkan dengan banyaknya tugas yang harus segera di selesaikan. Baca lebih lanjut

Cara Efektif Mengusir Malas

2 Jan

MALAS

Terkadang dalam hidup ada saat saat dimana kita enggan melakukan segala sesuatu. Yang kita inginkan hanyalah bersantai-santai entah itu hanya menonton televisi, tidur-tiduran tanpa melakukan aktifitas yang berarti. Tak ada salahnya memang sejenak bermalas-malasan, apalagi sesudah melakukan aktifitas yang menguras tenaga dan pikiran. Namun apabila hal itu berlangsung berlarut-larut, lama-kalamaan akan mengganggu produktifitas hidup. Sebelum semua itu terjadi beberapa langkah sederhana berikut mungkin bisa kita coba : Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: