Tips Menjaga Kemesraan Setelah Mempunyai Anak

27 Des

Couple

Kehadiran anak dalam sebuah pernikahan memang luar biasa. Adanya anak-anak dalam keluarga menbuat suasana lebih hangat. Orang tua lebih bersemangat dan hidup menjadi lebih terarah. Di sisi lain kehadiran anak juga memberi tantangan tersendiri dalam hubungan sebuah pernikahan. Jika sebelum punya anak pasangan suami istri lebih banyak menghabiskan waktu hanya berdua, maka ketika hadir seorang anak, perhatian masing-masing tentu akan tercurah untuk anak. Padahal menjaga hubungan pernikahan tetap harmonis juga tak kalah penting, baik untuk pasangan suami istri sendiri maupun untuk perkembangan anak. Agar keduanya berjalan seiring sejalan, beberapa langkah berikut bisa dilakukan :

  1. Buat Ritual Kecil
    Buat ritual kecil yang dapat menghubungkan Anda dan pasangan  setiap hari. Misalnya, menghabiskan waktu lima menit setiap pagi sambil minum kopi bersama , tidur pada waktu yang sama sambil membicarakan hari-hari Anda, ataupun membahas tentang anak-anak. Jangan lupa matikan gatget, agar masing masing fokus memberikan  perhatiansatu sama lain.
  2. Saling Mendukung Minat Masing-Masing. Seringkali pasangan suami istri mempunya minat yang berbeda, bahkan mungkin berseberangan. Namun hal tersebuat jangan jangan jadi penghalang bagi kemesraan Anda  berdua. Masing-masing pasangan bisa saling mendukung. Misalnya seorang suami hobinya olahraga badminton, sang istri hobi travelling. Sesekali bolehlah sang istri ikut suami, begitu juga sebaliknya. Paling tidak saling memberikan kesempatan untuk menyalurkan minat masing-masing.
  3. Saling Menghargai Setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihan. Dan biasanya lebih  mudah untuk menemukan kekurangan-kekurangan , hingga terkadang kebaikan-kebaikan yang ada pada pasangan sering kali terlupakan. Cobalah untuk fokus terhadap hal-hal positif yang dimiliki pasangan.  Penting untuk suami maupun istri memiliki rasa dihargai dan dicintai.
  4. Luangkan Waktu Bersama Keluarga
    Lakukan kegiatan bersama. Misalnya piknik, nonton film, makan diluar , pokoknya yang benar benar bisa dinikmati bersama-sama. Lakukan hal-hal yang membuat Anda merasa terhubung.Intinya ,komunikasi harus berjalan sepanjang hari.  Hal ini tidak hanya berdampak  positif terhadap perkembangan psikologis anak,  tapi penting untuk menjalani pernikahan yang bahagia dan sehat.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: