Hati-Hati Memberikan Obat Pada Anak

13 Des

<
image

Daya tahan tubuh anak memang belum sekuat orang dewasa. Hal tersebut menyebabkan anak mudah sakit. Kondisi sakit yang tak kunjung membaik terkadang memaksa orang tua harus memberikan obat untuk anak-anaknya. Padahal penggunan obat bukan tanpa efek samping. Cara dan penggunaan obat yang sembrono hanya akan merugikan. Sebelum memutuskan memberikan obat untuk anak-anak , ada bebrapa hal yang perlu diperhatikan , karena anak-anak memiliki resiko lebih besar terkena dampak merugikan akibat penggunaan obat baik , obat dengan resep atau obat bebas ( bahkan “herbal” ).

  1. Jangan pernah memberikanaspirinatau obatyang mengandung aspirin untuk anak atau siapa pun sebelum berusia19 tahun atau lebih muda. Aspirin dapat membuat anak rentan terhadap sindrom Reye-penyakit yang jarang namun berpotensi fatal.Jangan beranggapan bahwa obat yang dijual bebas di toko obatbenar-benar bebas aspirin. Bacalabeldengan hati-hati(aspirin kadang-kadang disebutsebagai”salisilat” atau”asam asetilsalisilat”), apabila ragu, jangan segan untuk menanyakan kepada dokteratau apoteker apakah obat tersebut bebas aspirin.Sebelum memutuskan untuk memberikan obat demam dengan acetaminophen atau ibuprofen, perhatikanlah apakah anak mengalami dehidrasi atau muntah, memiliki asma, masalah ginjal, maag, ataupenyakit jangka panjang lain. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum memberikan ibuprofen. Tanyakan juga tentang alternatif asetaminofen jikaanak Andamemiliki penyakit hati.
  2. Obat Batuk dan Pilek Tanpa Resep Dokter. Studi menunjukkan bahwa pemberian obat ini tidak benar-benar membantu menenangkan gejala pada anak-anakusia ini. Dan obat-obat ini bisa berbahaya, terutama ketika terjadi kekeliruan dalam dosis pemberian obat terhadap anak. Selain efek sampings eperti mengantuk, sulit tidur,sakit perut, dan ruam atau gatal-gatal, anak dapat menderita efek serius sepert idetak jantung yang cepat, kejang, dan bahkan kematian.
  3. Obat-obat anti Mual . Sebaiknya jangan memberikan anak obat anti-mual ( dengan atau tanpa resep dokter ) kecuali dokter khusus merekomendasikan itu. Sebagian besa rserangan muntah hanya berlangsung sementara, dan tubuh anak-anak bisa menangani hal itu  tanpa obat apa pun. Selain itu, obatanti-mual memiliki risiko memungkinkan adanya komplikasi. (Jika anak Anda muntah dan mulai mengalami dehidrasi, hubungi dokter untuk mendapatkan saran dan tindakan yang tepat.
  4. Memberikan Obat Dewasa untuk Bayi. Memberikan anak dosis kecil obat yang dimaksudkan untuk orang dewasa,sama berbahayanya dengan memberikan dosis tinggi obat dimaksudkan untuk bayi. Banyak orang tua tidak menyadari bahwa tete sbayi lebih terkonsentrasi dari pada obat cair yang dimaksudkan untuk anak-anak. Jika label tidak menunjukkan dosis yang tepat untukb erat badan danusia anak, jangan berikan obat untuk anak Anda.
  5. Setiap obat yang diresepkan untuk orang lain atau kondisi tertentu. Resep obat yang ditujukan untuk orang lain atau untuk mengobati penyakit lain mungkin tidak efektif atau bahkan berbahaya bila diberikan kepada balitaAnda. Berikan anak hanya obat yang memeng diresepkan untuk dirinya dan kondisi khususnya.
  6. Obat Kadaluarsa.Buanglah obat obatan, segera setelah masa expired berakhir. Singkirkan juga obat yang berubah warna atau rusak obat-pada dasarnya semua obat yang telah berubah kondisi, tidak sama ketika pertama kalimem belinya sebaiknya jangan digunakan, meskipun belum kadaluarsa. Selaian obat mungkin tidak lagi efektif, bisa juga membahayakan .
  7. Ekstra Acetaminophen. Beberapa obat berisi asetaminofen untuk membantu meredakan demam atau sakit., jadi hati-hati untuk tidak memberikan anak dosis terpisah tambahan acetaminophen. Misalnya, anak sudah diberikan asetaminophen, kemudian anak juga meminum obat lain yang juga mengandung asetaminophen.
  8. Tablet Kunyah. Bagi kebanyakan balita, tablet kunyah bisa menimbulkan bahaya tersedak.
Iklan

3 Tanggapan to “Hati-Hati Memberikan Obat Pada Anak”

  1. darsonogentawangi 13 Desember 2014 pada 09.03 #

    wah, terima kasih sekali bunda… sangat informatif…
    Minggu lalu anak saya yg baru berusia 3 bulan dikasih obat sama bidan berupa tablet yang sudah dihaluskan…
    alhamdulillah ibu mertua saya tdk memberikannya pd anak saya…
    makasih bun…

  2. Cauchy Murtopo 2 Januari 2015 pada 17.20 #

    Anak saya masih balita, pas panas kami bawa ke bidan. Bidan menyarankan untuk diberi obat rumahan saja, dan alhamdulillah sembuh. Bidan bilang jika anak sakit jangan sering diberi obat.

    • Bunda Nafazayan 2 Januari 2015 pada 18.29 #

      Memang, tidak semua keluhan harus diatasi dengan obat.. Trima kasih sudah berkunjung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: