[Kelahiran Nabila] Persalinan Pertamaku

28 Sep

Sabtu, 02 Desember 2000 bertepatan dengan bulan puasa seperti biasa aku masih berangkat kerja. Hingga malam hari, tak ada sesuatu yang berbeda yang aku rasakan. Hingga akhirnya jam satu dini hari aku merasa perutku mules layaknya orang diare. Karena kukira hanya diare,aku pun kebelakang. Setelah agak berkurang rasa mulas diperut, aku kembali ke kamar mencoba untuk beristirahat kembali. Mau sahur sekalian tapi masih terlalu awal. Belum sempat tidur lagi tiba-tiba rasa mulas dan meliit kembali datang. Aku pun kembali ke kamar kecil. Entah berapa kali aku ke belakang, dan aku masih tak tahu bahwa yang kurasakan itu kontraksi. Aku masih menganggap bahwa aku diare sehingga suamipun tak kubangunkan, sampai akhirnya waktu sahur tiba. 

Suami dan teman-teman satu kontrakan bangun untuk makan sahur. Bersamaan dengan itu ternyata sudah ada flek di celanaku. Brulah aku menyadari bahwa mules dan melilit yang kurasakan bukan diare, tapi kontraksi menjelang persalinan. . Teman satu kontrakan menyarankan aku untuk segera ke Rumah Sakit. Suamiku yang baru pertama melihat istri mau hamil kelihatan gelisah dan takut. Akhirnya jam 5 pagi aku berangkat ke RS dengan diantar mobil tetangga.
Sesampainya di sana langsung diperiksa, dan menurut bu bidan, aku sudah pembukaan lima. Selang dua jam aku diperiksa lagi, ternyata sudah pembukaan lengkap. Ada perasaan lega dan tak sabar ingin segera melihat anakku.
Tapi hampir satu jam mengejan si dedek belum juga keluar, padahal kepala si dedek sudah kelihatan .Mungkin karena persalinan pertama, dan selama hamil aku juga kurang memberdayakan diri, dan bisa juga karena sehari sebelumnya aku tetep berpuasa, dan waktu sahur aku tak makan apa – apa sehingga prosesnya begitu lama. Ada rasa takut terjadi sesuatu sama bayiku. Ada rasa cemas kalau aku tak bisa melahirkan. Tapi bu bidan terus memberi semangat.. Pasti bisa..
Setelah berulang kali mengejan dedek belum keluar juga, bu bidan melakukan episiotomi, ternyata dua kali mengejan dedek keluar. Legaaa rasanya saat merasakan ada sesuatu yang menjuntai di atas perutku yang terasa begitu hangat. Minggu pagi, jam 8 Nabila lahir dengan BB 2,8 kg, PB 50cm. Kalau dihitung hitung dari sejak mulas mulas hingga melahirkan membutuhkan waktu 7 jam. Puji syukur meski ahirnya harus dijahit 14 jahitan luar dalam . Perih memang pada awalnya, tapi tak sampai seminggu bekas jahitan tak terasa sakit.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: