Sayuran, Sebaiknya Dimasak Atau Dimakan Mentah

20 Sep

Seperti kita ketahui bahwa menkonsumsi sayuran sangat penting bagi tubuh karena kandungan nutrisinya. Namun cara mengkonsumsi dan menyajikan  sayuran yang salah menyebabkan kandungan nutrisi menjadi berkurang atau bahkan rusak, sehingga tidak maksimal terserap oleh tubuh kita. Ada sebagian produk lebih sarat gizi bila langsung dikonsumsi mentah, namun ada sebagian yang memang lebih baik dimasak dahulu sebelum dikonsumsi.

Bawang Merah
Mengiris dan mengkonsumsi mentah akan mengurangi zat  allicin phytonutrisi, zat penghilang lapar ketika Anda memasak bawang. Di sisi lain, bawang mengandung flavonoid yang dikenal sebagai quercetin.( suplemen makanan untuk mengurangi reaksi alergi atau meningkatkan kekebalan tubuh.)  Ia memiliki sifat anti inflamasi. Jumlah total flavonoid dapat ditingkatkan dengan memasak. Bawang merah dan bawang  kuning dan memiliki lebih banyak flavonoid dibandingkan dengan bawang putih. Tumis bawang atau panggang selama lima menit jika lebih lama bawang akan mulai kehilangan nutrisi.

Brokoli

Makanlah mentah-mentah. Pemanasan akan menonaktifkan myrosinase, enzim yang membantu membersihkan hati Anda dari zat karsinogen( pemicu kangker ). Brokoli atau sayuran cruciferous lainnya, seperti kubis, kembang kol, adalah contoh sayuran yang sebaiknya dikonsumsi baik dimasak dan mentah. Brokoli mentah mengandung enzim yang disebut myrosinase yang terurai menjadi sulforaphane, senyawa yang membantu mencegah kanker dan bisul perut. Jika dimasak akan merusak  myrosinase. Di sisi lain, memasak membentuk senyawa indole di cruciferous sayuran. Ini adalah phytonutrisi yang melawan sel-sel prakanker sebelum mereka berubah ganas.

Beets

Dimakan mentah. Bit kehilangan lebih dari 30 persen nutrisi saat dimasak. Makan mentah-mentah akan menyimpan senyawa otak ini.
Jamur
Sebaiknya dimasak. Bisa ditumis, rebus atau dipanggang.

Bayam
Konsumsilah setelah dimasak, akan menyerap lebih banyak zat besi, kalsium dan magnesium. Meskipun bayam mentah masih baik, memasak memudahkan tubuh Anda untuk menyerap kalsium yang dikandungnya. Kalsium sangat penting untuk gigi dan kekuatan tulang, jadi pastikan Anda mendapatkan hasil maksimal dari bayam. Jangan terlalu lama saat memasak agar nutrisinya tidak berkurang.
Tomat
Konsumsilah setelah dimasak.  Karena mengandung lycopene yang lebih mudah diserap  tubuh jika dimasak terlebih dahulu.  Tomat mengandung lycopene, antioksidan yang terkait dengan pencegahan kanker dan penyakit kronis lainnya.
Wortel
Wortel mentah mengandung polifenol , bahan kimia dengan sifat antioksidan yang bisa mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung. Memasak wortel dapat  merusak  semua polifenol serta merusak vitamin C yang terkandung dalam wortel. Vitamin ini mudah rusak bila terkena panas. Boleh dikatakan  bahwa wortel yang dimasak menyediakan lebih banyak antioksidan ß-karoten daripada yang mentah. Tubuh Anda mengubah antioksidan ini menjadi vitamin A.

Bawang Putih
Memasak membuat ramuan bawang putih kurang kuat karena panas mengurangi jumlah allicin, jadi sebaiknya tambahkan bawang putih sesaat sebelum masakan matang. Bawang putih mengandung bahan kimia yang mengendurkan  pembuluh darah, membantu untuk melindungi anda dari serangan jantung.Memasak bawang putih mengurangi jumlah bahan kimia,   maka lebih baik untuk menikmati bawang putih mentah.

fitnea.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: