Ketika Anak Sakit

18 Mei
Kenzie n Jasmine

Kenzie n Jasmine

Hampir semua balita pernah mengalami sakit. Karena anak-anak dibawah usia lima tahun memang lebih rentan terkena / tertular penyakit. Dan sakit yang sangat umum adalah batuk pilek, demam dan diare. Lantas apakah ketika anak sakit wajib minum obat atau dibawa ke dokter ?  Menurutku tidak selalu. Tergantung seperti apa sakit yang dialami. bagaimana gejala-gejala sakitnya. Sangat penting bagi orang tua untuk memberdayakan diri  mencari tahu, kondisi-kondisi seperti apa yang memerlukan penanganan lebih lanjut, kapan harus membawa anak ke dokter, kapan memerlukan obat dsb, sehingga ketika anak sakit tak serta merta memberikan obat atau membawa ke dokter, sehingga tak harus sedikit sedikit ke dokter. Bukan anti dokter atau anti obat-obatan, namun seperti diketahui bahwa  penggunaan obat bukannya tanpa efek samping, sehingga kami berusaha untuk meminimalisir penggunaannya kecuali memang benar-benar diperlukan.

Dulu aku akui bahwa sebagai “newmom” memang belum berpengaaman. Anak sakit langsung panik. Demam sedikit, langsung minum obat. Liat anak mimisan langsung cemas. Bahkan anak pertamaku mondok cuma karena mimisan. Waktu itu takutnya DB, Setelah diperiksa ternyata  bukan.

Seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit penggunaan obat untuk anak-anak sangat kami minimalisir. Dan Alhamdulillah anak-anak tetap sehat. Bahkan anak ke empat dan kelima yang  sekarang berusia tiga dan satu tahun sangat jarang mengkonsummsi obat, malah seingatku belum pernah. dan atas pertolongan Allah anakku sehat-sehat saja. Sedikit sharing, berikut tips-tips yang kami lakukan ketika anak sakit.

1. Saat anak demam.

Menurut teori bahwa anak dikatakan demam ketika suhu tubuh melebihi 38 derajat celcius. Untuk mengetahui berapa suhu tubuh , tak cukup hanya dengan meraba bagian tubuh tertentu , melainkan diukur dengan termometer. Di rumah kami sedia termometer . Ketika anak demam biasanya kami tidak langsung memberikan obat penurun panas. Demam sendiri bukan suatu penyakit, tapi merupakan gejala dari suatu penyakit, bisa karena virus, bisa karena bakteri. Untuk demam yang disebabkan karena virus, biasanya akan sembuh sendiri, untuk demam karena bakteri biasanya memerlukan antibiotik. Tujuan menurunkan demam hanyalah membuat anak merasa lebih nyaman.  tapi cukup memberikan madu, untuk anak diatas satu tahun. Untuk anak usia dibawah satu tahun, aku membalurkan parutan bawang merah yang dicampur minyak kayu putih. Kompres air hangat, memberikan banyak minum, dan lebih banyak  melakukan skin to skin dengan anak. Apabila masih demam juga, barulah membawa nak ke dokter.

2. Saat anak batuk pilek

Untuk anak diatas satu tahun, aku berikan madu, menganjurkan untuk banyak beristirahat dan memberikan makan yang hangat-hangat. Sedangkan untuk bayi, aku usahakan untuk memberikan banyak ASI, berjemur dipagi hari, dan jika bayi kelihatan mampet, pagi pagi aku lakukan terapi uap sendiri. Caranya, teteskan minyak kayu putih dalam air mendidih yang ditaruh dalam wadah. Kemudian posisikan bayi agar bisa menghirup uap dari air yang sudah ditetesi minyak kayu putih. Namun jangan terlalu dekat, biar nggak kepanasan.

3. Diare

Saat anak diare, biasanya aku akan usahakan dulu memberikan obat tradisional. Caranya, rebus beberapa lembar daun jambu biji yang diiris , garam, dan kunir . kemudian air rebusan diminumkan ke anak yang diare.

Alhamdulillah meskipun pengobatan dengan cara-cara tradisional memang  membutuhkan kesabaran, ketiga cara-cara diatas cukup ampuh untuk anak kami. Namun demikian, setiap anak mungkin akan berbeda. Orang tualah yang lebih mengenali kondisi anak-anaknya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: