Melahirkan Secara Normal, Sebuah Pengalaman Tak Terlupakan

21 Apr
BABY

BABY KENZIE

Bisa hamil dan melahirkan secara normal benar benar sebuah anugerah yang tiada ternilai. Dan Alhamdulillah,  Allah memberikan kesempatan itu padaku.  Kelima anakku lahir melalui proses persalinan normal.
Bagiku,  menjalani proses persalinan normal itu “sesuatuuu” banget. Sesuatu peristiwa yang sangat indah untuk dikenang. Tapi bukan karena itu, aku punya anak banyak.
Pernah ada yang meledek begini,  “Kamu si enak,  kalau lairan tinggal bersin aja bayinya keluar”.  Seolah olah mereka beranggapan bahwa proses persalinanku begitu gampangnya dan tanpa rasa sakit sedikit pun .
Aku sendiri tidak tahu,  sesakit apakah proses melahirkan normal bagi orang lain.
Bagiku sendiri saat saat paling “enak”  yaitu saat kontraksi atau saat menjelang pembukaan lengkap. Ada juga yang menyebut kontraksi menjelang persalinan ini  sebagai gelombang cinta. Rasanya nikmat banget.  Tapi aku mencoba untuk selalu tenang dan tidak mengalihkan rasa yang enak itu dengan teriakan teriakan.  Kucoba untuk tarik nafas dalam dalam,  menghembuskan pelan pelan,  sembari berkata dalam hati,  ” Ayo lah,  semakin besar gelombang cinta yang kurasakan,  semakin dekat waktunya untuk bertemu si dedek”
Yah,  nyeri kontraksi persalinan memang sebuah nyeri yang dirindukan.. Kontraksi yang timbul karena adanya hormon oxitocin,  si hormon cinta yang mampu mendorong debay untuk segera keluar melihat dunia.
Dan sungguh saat saat paling bahagia adalah ketika si debay sudah keluar dan merasakan hangatnya tubuh debay yang menempel di atas perut ibundanya.  Kebahagiaan yang luar biasa,  sampai sampai sakitnya dijahit perineum sudah tak terasa. Rasa syukur aku panjatkan atas pengalaman yang begitu luar biasa.  Bersyukur karena telah menjadikan sebuah persalinan sebagai pengalaman positif,  dan bukan sebuah trauma.
Semoga makin banyak ibu ibu di dunia ini yang bisa melahirkan secara normal.  Dan akhirnya,  sedikit tips agar bisa melahirkan normal :
1. Sebelum hamil,  berdayakan diri dengan berbagai informasi seputar kehamilan.  Hal ini bertujuan agar kita mengetahui masalah masalah apa yang mungkin timbul,  dan kita juga mengambil tindakan yang tepat.  Kapan kita patut hati hati,  kapan harus konsultasi ke dokter.
2. Jangan beranggapan bahwa kehamilan itu sebuah penyakit.  Kadang-kadang ada yang memperlakukan orang hamil sama dengan orang sakit,  tidak boleh ini,  tidak boleh itu tanpa alasan yang jelas.  Aku sendiri sering mendengar perkataan seperti ini terhadap bumil,  “Aduh,  kasihan. Lagi hamil harus wara wiri jalan.  Sudah duduk aja,  biar aku yang kesana” Padahal jalan kaki kan bagus bagi bumil.
3. Percayai kemampuan tubuh sendiri.  Yakinlah bahwa tubuh telah di desain sedemikian rupa untuk melahirkan.  Saat menghadapi persalinan,  tubuh kita bukan obyek yang pasrah,  mau diapain aja mau,  tapi tubuh kita punya kekuatan.
4 Setiap bayi punya jalannya sendiri sendiri untuk dilahirkan,  ada saatnya bahwa persalinan normal tidak mungkin dilakukan karena beberapa penyebab antara lain, letak sungsang, bayi terlalu besar, dll. Dan diantara penyebab-penyebab itu sebenarnya bisa diminimalisir dengan berbagai usaha. Gaya hidup dan pola makan sangat mempengaruhi bagaimana proses persalinan akan berlangsung nantinya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: