Menjalin Komunikasi Dengan Anak

5 Mar

BOY

Ketrampilan untuk berkomunikasi yang baik dengan anak, merupakan hal yang perlu dikuasai orang tua, agar terjalin hubungan yang baik antara orang tua dan anak. Komunikasi yang baik juga merupakan kunci untuk membangun harga diri serta rasa saling menghormati .Menurut informasi yang aku himpun dari childdevelopmentinfo.com, ada beberapa prinsip dasar dalam menjalin komunikasi yang baik dengan anak , yaitu

  • Tunjukkan pada anak, bahwa  Anda tertarik dan terlibat dan siap   membantu bila diperlukan .
    Matikan televisi atau meletakkan koran ( seandainya ingin membaca )  ketika anak Anda ingin berkomunikasi .
    Hindari melakukan  panggilan telepon saat anak ingin menyampaikan sesuatu yang penting pada Anda.
    Lakukan komunikasi secara pribadi, tanpa kehadiran orang lain kecuali memang benar-benar berkepentingan.  . Komunikasi terbaik antara Anda dan anak akan terjadi ketika orang lain tidak ada.
    Jangan mempermalukan anak di hadapan orang lain karena hanya akan membawa kebencian dan permusuhan ,
    Usahakan saat berkomunikasi dengan anak, posisi Anda sejajar dengan  anak Anda . Karena anak lebih rendah, maka usahakan Anda sedikit membungkukkan badan sehingga antara Anda dan anak sama tinggi.
    Jika Anda sangat marah tentang perilaku atau kejadian , jangan mencoba komunikasi sampai kepala Anda benar-benar dingin, karena Anda tidak bisa objektif  saat itu . Lebih baik berhenti , tenangkan diri , baru mulai bicara dengan anak.
    Jika Anda sangat lelah , Anda harus melakukan upaya ekstra untuk menjadi pendengar yang aktif . Mendengarkan secara aktif sesunguhnya  adalah kerja keras dan sangat sulit ketika pikiran dan tubuh Anda sudah lelah.
    Dengarkan baik-baik dan jangan mengganggu / memotong pembicaraan anak ketika dia sedang mencoba untuk menceritakan kisahnya . Jadilah pendengar yang  baik, layaknya sedang mendengarkan teman .
    Jangan tanya mengapa , tapi jangan bertanya apa yang terjadi .
    Hindari perkataan-perkataan seperti ini ” Kamu akan bicara ketika aku sudah selesai . ” ” Aku tahu apa yang terbaik untukmu . ” “Lakukan apa yang saya katakan  ”
    Jangan gunakan kata-kata atau pernyataan yang menjatuhkan : bodoh , bodoh, malas : ” Bodoh , itu tidak masuk akal sama sekali ” atau ” Apa yang kamu tahu , kau hanya seorang anak . ”
    Membantu anak dalam merencanakan beberapa langkah spesifik untuk solusi.
    Tunjukkan bahwa Anda menerima anak itu sendiri , terlepas dari apa yang telah atau belum dilakukan .
    Memperkuat anak untuk menjaga komunikasi yang terbuka . Lakukan ini dengan menerima dia dan memuji usahanya untuk berkomunikasi .

Sumber : http://childdevelopmentinfo.com/how-to-be-a-parent/communication#ixzz2vwDYOsGc

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: