Finger Food

4 Maret 2014 at 23.12 Tinggalkan komentar

Finger food Apa itu finger food?

Pada dasarnya adalah makanan  yang dipotong potong dengan ukuran tertentu dimana agar bayi Anda dapat mengambil dan memakan sendiri bisa disebut sebagai finger food .

Bukan sekedar menyenangkan bagi bayi, memberikan finger food juga merupakan langkah penting untuk melatih kemandirian bayi,  serta membantu mengembangkan keterampilan koordinasi dan motorik halus

Saat memberikan finger food mungkin makanan akan berceceran , tapi jangan buru buru dibersihkan Biarkan bayi Anda untuk belajar menikmati pengalaman menjumput dan mengambil makanan sendiri.

Kapan mulai diberikan finger food?

Jika mengacu pada pedoman WHO,  usia 9 bulan mulai diberikan finger food. Saat berusia 8 atau 9 bulan ,bayi biasanya akan menunjukkan tanda-tanda bahwa dia siap untuk mulai makan sendiri,  misalnya dengan meraih sendok ketika sedang disuapi,  atau pun menyambar makanan  dari piring ketika Anda makan.

Pada awalnya, bayi Anda mungkin hanya menjilat-jilat makanan yang ada ditangan , tapi akhirnya dia akan mencari cara untuk menggunakan ibu jari dan telunjuk untuk mengambil makanan dan memasukkan ke mulut.

Bagaimana memberikan finger food?

Cukup menyediakan empat atau lima potong makanan ke dalam piring,  Posisi bayi saat diberikan finger food, sebaiknya duduk,  hal ini dilakukan agar bayi tidak tersedak.
Bayi Anda mungkin memiliki nafsu makan yang baik, namun ia belum tumbuh banyak gigi, jadi mulailah dengan makanan yang tidak terlalu keras dan mudah larut. Seiring dengan pertumbuhannya,  Anda dapat meningkatkan ukuran dan tekstur makanan. Karena bayi Anda belajar tentang tekstur makanan, warna, dan aroma saat makan, jadi cobalah untuk memberikan finger food yang beragam dan berganti ganti . Jangan tergoda untuk memberikan permen kepada bayi Anda seperti kue dan kue atau makanan ringan yang tinggi lemak seperti keju puff dan chip. Bayi  membutuhkan makanan yang kaya gizi.  Jika finger food yang diberikan berupa sayuran,  maka harus dimasak hingga cukup lembut dan semuanya harus dipotong-potong kecil. Karena jika terlalu besar bisa menyebabkan bayi Anda tersedak. Selain itu pastikan untuk memilih makanan yang tepat sesuai usia bayi.

Contoh Finger Food
Kentang kukus
Brokoli kukus
Pisang
Mangga
Melon
Sayuran kukus
Semua buah / sayuran dipotong kecil kecil seukuran batang korek api.

Iklan

Entry filed under: Bayi dan Balita, Sharing, Tips. Tags: , .

Mengapa Memberikan Air Susu Ibu ( ASI ) Menjalin Komunikasi Dengan Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 649 pengikut lainnya

Blog Catatan Bunda kini bisa diakses melalui aplikasi Android dengan cara klik dan instal gambar di bawahini


%d blogger menyukai ini: