Cara Menggunakan Bottle Warmer

17 Januari 2014 at 00.08 20 komentar

Breastfeeding MomSalah satu peralatan tempur yang aku gunakan agar tetap bisa memberikan ASI untuk anakku adalah Warmer ( Bottle Warmer  ) , sesuai dengan namanya alat ini digunakan untuk menghangatkan ASIP yang telah dicairkan dari kulkas. Sebenarnya tidak ada ketentuan khusus bahwa ASIP yang akan diberikan harus mempunyai suhu tertentu, namun karena kebiasaan bayi pada umumnya yang menyusu langsung ke ibunya, biasanya suhu asi sekitar 37 derajat celcius.

Sebenarnya ada cara manual yang bisa dilakukan untuk menghangatkan ASIP, yaitu dengan cara dialiri atau direndam dengan air hangat. Pegang wadah ASIP di bawah aliran air dengan suhu ruang dan tingkatkan temperatur air secara bertahap hingga ASIP mencair. Atau letakkan wadah ASIP di dalam mangkuk berisi air pada suhu ruang lalu ganti air rendaman beberapa kali dengan air yang lebih hangat hingga ASIP mencair. Perubahan suhu yang bertahap berguna untuk menjaga kandungan ASIP. Sangat tidak dianjurkan menghangatkan ASIP dengan cara dipanaskan secara langsung, karena bisa merusak nutrisi yang terkandung dalam ASIP.

Agak repot memang, karena harus mengganti beberapa kali air rendaman. Untunglah ada alternatif lain yang lebih praktis, yaitu menggunakan Bottle Warmer . Caranya cukup mudah, tinggal memasukkan air ke warmer, kemudian putar pengatur suhunya. Kalau Bottle warmer yang aku gunakan kebetulan merk Crown Standard Warmer CR 098. Gambar penampakannya seperti di bawah ini :

Bottle Warmer Crown Standar CR 098Selain bisa digunakan untuk menhangatkan ASIP, bisa juga digunakan untuk menghangatkan MPASI dan mensterilkan botol, karena terdapat pilihan suhu 40, 70 dan 100 derajat celcius. Tadinya sempat bingung bagaimana cara menggunakannya karena tak ada petunjuk pemakaian pada kemasannya. Apakah airnya dimasukkan ke dalam mangkuknya, atau di tuang langsung ke alatnya. Pertama aku coba masukkan air ke mangkuknya, baru mangkuknya dimasukkan ke alatnya dan ASIP yang akan dihangatkan dimasukkan botol, kemudian dimasukkan ke mangkuk yang sudah berisi air, ternyata setelah ditunggu lampu indikasi menyala sebentar, dan ASIP belum hangat. Ahirnya kucoba cara kedua, air aku tuangkan langsung ke alatnya, meskipun agak ragu juga, takutnya nggak bener dan bisa nyetrum, tapi Alhamdulillah, tak terjadi sesuatu dan ternyata itulah cara  yang benar.

Jadi setelah air dimasukkan langsung ke alatnya, tinggal atur suhu yang kita inginkan dengan memutar tombol ke arah suhu yang diinginkan. – Terdapat pilihan suhu 100C untuk sterilisasi, 70C untuk menghangatkan dan 40C untuk menjaga susu atau makanan tetap hangat. Kalau pengalamanku sendiri, saat menghangatkan ASIP dengan suhu 40c, lampu indikator akan menyala, apabila suhu air sudah mencapai 40c, lampu indikator otomatis akan mati, namum biasanya suhu ASIP belum mencapai 40c, dan masih dingin. Ahirnya setelah lampu mati,  biasanya tombol pengatur  suhu kuputar ulang ke angka 0, kemudian kuputar lagi ke angka 40 c, hingga beberapa kali sampai ASIP benar-benar hangat. Setelah ASIP hangat, segera keluarkan dari warmer karena tidak boleh  dihangatkan terus menerus.

 

Aplikasi Blog “CATATAN BUNDA ” untul OS Android dapat diunduh dengan mengklik gambar dibawah ini, lalu install di perangkat Android anda :

Entry filed under: Breastfeeding, Sharing, Tips. Tags: , , , , .

Masih Perjuangan Memberikan ASI Peraturan Seputar Pemberian ASI

20 Komentar Add your own

  • 1. mbakje  |  14 September 2014 pukul 13.13

    trims banget tutorialnya mbak… nyasar di blog ini krn gk nemu tutorial resmi dari produsennya baik di kemasan maupun di internet. Salam kenal 🙂

    Suka

    Balas
    • 2. Bunda Nafazayan  |  14 September 2014 pukul 14.59

      Salam kenal kembali..
      Alhamdulillah jika bermanfaat 🙂

      Suka

      Balas
      • 3. alilsha shayifa  |  26 November 2014 pukul 11.31

        mba, ma nanya berapa ml air yang dimasukkan ke alatnya?

        Suka

      • 4. Bunda Nafazayan  |  26 November 2014 pukul 12.20

        Kira-kira saja, yang penting saat botol dimasukkan airnya ngga sampai keluar.

        Suka

  • 5. Lusiani  |  23 Desember 2014 pukul 09.14

    membantuu banget… baru mau rncana beli.. he.. kalo lngsng di putar di suhu 70 rusak ga ya bund ASIp nya..?

    Suka

    Balas
    • 6. Bunda Nafazayan  |  23 Desember 2014 pukul 09.33

      Bisa jadi bun, setahu saya suhu maksimal untuk menghangatkan ASIP 40 ° C

      Suka

      Balas
      • 7. heni rismawnti  |  13 Februari 2017 pukul 17.13

        Mba mau nanya kalo menghangatkan asip beku langsung bisa gk yah??

        Suka

      • 8. Bunda Nafazayan  |  14 Februari 2017 pukul 11.44

        Tidak disarankan bunda, sebaiknya dicairkan dulu, dengan dikeluarkan dari freezer. Sependek pengetahuan saya, tidak boleh ada perubahan suhu yang signifikan terhadap ASI

        Suka

  • 9. irma  |  25 Februari 2015 pukul 11.06

    airnya seberapa banyak?

    Suka

    Balas
    • 10. Bunda Nafazayan  |  25 Februari 2015 pukul 23.01

      Kira-kira sepertiga saja, yang penting pada saat botol dimasukkan, air tidak sampai keluar / luber

      Suka

      Balas
  • 11. sila  |  18 Maret 2016 pukul 11.18

    klo buat sterilisasi btol gmn craxa y bun?

    Suka

    Balas
    • 12. Bunda Nafazayan  |  18 Maret 2016 pukul 11.26

      Ngga bisa bun, ini khusus ASIP saja, kalaupun bisa paling untuk botol yang kecil, kalau botol gedhe biasané ngga bisa kerendam air semua.

      Suka

      Balas
  • 13. Erlina  |  29 Maret 2016 pukul 11.22

    Akhirnyaaaa,nemu tutorial yg sangat membantu karena sempat bingung waktu nyoba pake air dingin,lampunya udah mati tapi airnya masih dingin. Itu ngecek suhu asinya pakai apa ya,d tuang di tangan sedikit kaya gitu atau gimana? Terima kasih bun

    Suka

    Balas
    • 14. Bunda Nafazayan  |  29 Maret 2016 pukul 12.26

      Ya bun, saya biasanya seperti itu, saya tetesin sedikit ke tangan, kalau kira² sudah anget baru di matiin

      Suka

      Balas
  • 15. febianamalini  |  13 April 2016 pukul 15.11

    Bund, aku jg br dpt kado crown ini.. klo mau pake utk sterilin botol kecil kyk botol kaca asip atau botol minum biasa gimana? Direndam air semua? Gak paham amu bund.. makasih..

    Suka

    Balas
    • 16. Bunda Nafazayan  |  13 April 2016 pukul 16.29

      Untuk sterilin botol agak susah bun, kecuali ukuran botolnya kecil dan bisa masuk dan terendam air semua.

      Suka

      Balas
  • 17. Nur amalina  |  17 Maret 2018 pukul 06.03

    Itu yg dimasukan ke warmernya Asip langsung dr kulkas yg sudah dicairkan atau diamkan disuhuhkan ruang dlu baru bsa menggunakan Warner??

    Disukai oleh 1 orang

    Balas
    • 18. Bunda Nafazayan  |  1 Juni 2018 pukul 22.02

      Kalau saya biasanya saya diamkan di suhu ruangan dulu sebentar ngga sampai sama banget sii, dengan suhu ruangan, baru masuk ke warmer,

      Suka

      Balas
  • 19. Firda Dwi Angesty  |  16 Juli 2018 pukul 16.41

    mba maaf mau tanya dong aku blm mudeng hihihi
    itu pas di ke tombol 40 ° sekalian sama botol asipnya di masukin atau angetin dulu airnya baru saat lampu mati masukin botol asipnya

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 651 pengikut lainnya

Blog Catatan Bunda kini bisa diakses melalui aplikasi Android dengan cara klik dan instal gambar di bawahini


%d blogger menyukai ini: