Hambatan dalam Memberikan ASI Ekslusif

25 Agu

ASIP

Sudah satu setengah bulan aku masuk kerja. Selama itu pula , Kenzie mulai mimik ASIP ( Asi Perah ) selama aku bekerja kurang lebih tujuh jam.

Tadinya aku tenang – tenang saja , karena selama ini hasil perahan selalu  mencukupi dan tidak pernah kurang. Tapi akhir – akhir ini agak galau juga. Selama ini Kenzie hanya menghabiskan 200 -250 cc selama aku tinggal. Lebih sedikit dibanding teman – teman sebaya yang bisa menghabiskan 400 – 600cc , bahkan sampai kekurangan ASI hingga ahirnya menggunakan susu formula. Disisi lain aku bersukur karena masih bertahan memberikan ASI saja. Tadinya aku juga tak khawatir walaupun mimi ASInya sedikit. Tapi pada saat timbang berat  adan kemarin ternyata Kenzie cuma naik 0,3 kg. Padahal menurut KMS haruznya naik sekitar 0, 8 kg pada bulan kedua. Memang masih di garis hijau. Tapi kalau dibiarkan terus takutnya lama lama akan ke garis merah.
Ternyata perjuangan memberikan ASI eksklusif tak mudah. Meskipun sudah berusaha membekali diri dengan ilmu pengetahuan , tetap saja bisa menemui hambatan . Tapi aku akan tetap berusaha agar lulus memberikan ASI eksklusif enam bulan .
Selain masalah berat badan seperti yang sudah diutarakan di atas , ada beberapa hal yang bagiku menghambat dalam usaha memberikan ASI ekslusif ini .

Lingkungan kerja yang belum sepenuhnya mendukung.

Untuk memenuhi kebutuhan stok ASIP selama ini aku melakukan pumping dikantor satu kali. Dengan menumpang salah satu ruang di instalasi farmasi. Alhamdulillah cukup nyaman dan bersih , dari pada harus pumping di kamar mandi , tentulah tak higienis. Yang kadang – kadang tak nyaman adalah ketika  asyik pumping tiba – tiba ada yang ketok ketok pintu. Dan biasanya gak cuma sekali , maklum memang ruangan itu bukanlah pojok laktasi , jadi yaaa..mau tak mau ya dimaklumi, meskipun rasanya jadi seperti di buru – buru, ahirnya jadi pengin cepet selesai.

Hasil perahan tak selalu banyak

Karena faktor stress dan mood begitu mempengaruhi. Sudah berusaha enjoy , tapi karena terkadang emosi yang tidak stabil , akhirnya tetep aja stress.

Tak bisa disiplin waktu perah ASI

Idealnya setiap tiga jam sekali pumping. Tapi  aku hanya lakukan sekali. Pada awalnya memang bisa pumping tiap jam sebelas . Tapi lama – lama menjadi tak teratur , kadang jam 12 bahkan pernah tengah satu baru pumping . Biasanya kalau sudah asyik dengan pekerjaan  jadi lupa.
Belum punya media penyimpanan yang memadai. Karena Kenzie mimiknya sedikit jadi , tiap harinya pasti ada ASI yang bisa disisihkan . Niatnya mau di bekukan untuk stok , siapa tahu semakin Kenzie besar semakin banyak mimiknya. Lagian sekarang usianya baru tiga bulan. Kalau suatu saat kekurangan dan ASIPku sedikit tinggal dicairkan saja . Tapi apa daya karena aku punyanya kulkas yang satu pintu , ahirnya harus merelakan beberapa botol ASIP untuk dibuang , karena batas penyimpanan maksimal  cuma dua minggu. Belum lagi kalau pas kena giliran mati lampu.

Terpaksa Menggunakan Dot.

Sebenarnya aku tahu bahwa penggunaan dot tidak direkomendasikan , karena menimbulkan resiko bingung puting. Tapi karena yang ditinggal merasa keberatan , terpaksa pakai dot. Dan ternyata yang aku khawatirkan terjadi . Anakku jadi males nyusu , dan menurut konselor laktasi , ini salah satu tanda bingung puting.

Iklan

3 Tanggapan to “Hambatan dalam Memberikan ASI Ekslusif”

  1. Dani Kaizen 17 September 2013 pada 00.02 #

    @catatanbund4, kenapa gak disusui secara langsung ?? menurut aku, bayi itu lebih baik disusui langsung menetek ke puting Ibunya(bukan diperah)….biar terjadi keakraban dan saling ada komunikasi tubuh…….

    salam buat Kenzie… 🙂

  2. Bunda Nafazayan 23 November 2013 pada 00.07 #

    @dani Kaizen, kebetulan saya bekerja , dari jam 7 pagi sampai jam 2 siang, jadi selama ditinggal kerja mau tak mau dedeknya di kasih ASIP ( ASI Perah ). Pengggunaan susu formula tidak dianjurkan.

Trackbacks/Pingbacks

  1. MPASI Homemade , Tantangan Selanjutnya | Catatan Bunda - 3 Desember 2013

    […] juga memberikan yang terbaik untuk Kenzie, memberikan ASI EKSLUSIF, setelah mengalami berbagai hambatan dan tantangan. Padahal kemarin nyaris gagal karena sempat kehabisan stok ASIP, sempat mengalami bingung puting […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: